*Makarti Jaya ,(03/11/2026) Siapa bilang matematika dan berhitung itu menakutkan? Di SDN 1 Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, anggapan keliru itu kini perlahan sirna. Berkat terobosan inovatif dari sang kepala sekolah, SDN 1 Makarti Jaya kini memiliki wahana belajar baru yang asyik dan penuh warna bernama **Taman Numerasi**.
Taman Numerasi ini bukan sekadar taman biasa atau tempat duduk-duduk di bawah pohon. Di sudut-sudutnya, terdapat berbagai permainan edukatif, papan hitung interaktif, hingga visualisasi angka dan bangun ruang yang dicat mencolok dan menarik. Suasana asri dipadukan dengan elemen belajar membuat siswa betah berlama-lama di luar kelas.
Kepala SDN 1 Makarti Jaya, Bapak Jumari, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan taman ini lahir dari keresahannya melihat siswa yang sering merasa jenuh atau bahkan takut saat menghadapi pelajaran berhitung.
“Kami ingin mengubah *mindset* anak-anak. Bahwa berhitung itu bukan tentang menghafal rumus di dalam kelas yang kaku, tapi bermain, bereksplorasi, dan menemukan konsep angka secara nyata di lingkungan mereka,” ujar Bapak Jumari saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Selasa (3/11/2026).
**Tujuan Utama: Belajar Tanpa Tekanan**
Menurut Bapak Jumari, kehadiran Taman Numerasi memiliki beberapa tujuan strategis yang sejalan dengan penguatan literasi dan numerasi nasional, di antaranya:
1. **Mewujudkan *Joyful Learning*:** Menciptakan ruang belajar tanpa tekanan (*stress-free*), sehingga anak-anak dapat menyerap pelajaran dengan hati gembira.
2. **Visualisasi Konsep Abstrak:** Mengubah konsep angka dan hitungan yang abstrak menjadi bentuk visual dan fisik yang mudah dipegang dan dipahami oleh siswa usia sekolah dasar.
3. **Mendorong Pembelajaran Kontekstual:** Mengajak siswa mengaitkan angka dengan benda-benda nyata di sekitar lingkungan sekolah.
**Manfaat Luar Biasa bagi Siswa-Siswi**
Bagi para siswa-siswi SDN 1 Makarti Jaya, Taman Numerasi ini ibarat “taman bermain” yang secara tidak sadar mengasah otak mereka. Berikut adalah manfaat langsung yang bisa dirasakan oleh para pelajar:
* **Meningkatkan Daya Ingat:** Kombinasi warna-warni cerah dan bentuk visual di taman membantu memori otak anak dalam mengingat rumus atau konsep dasar matematika.
* **Melatih Logika dan Pemecahan Masalah:** Berbagai *games* atau teka-teki angka yang ada di taman menuntut siswa untuk berpikir kritis dan mencari solusi secara mandiri maupun berkelompok.
* **Mendukung Gaya Belajar Kinestetik:** Siswa yang sulit belajar hanya dengan duduk diam di kelas, kini bisa belajar sambil bergerak, melompat, dan menyentuh media belajar di taman.
* **Ruang Rekreasi Edukatif:** Saat jam istirahat, taman ini menjadi alternatif tempat bermain yang tetap bernilai edukasi, sehingga waktu luang siswa tidak terbuang percuma.
**Inspirasi bagi Sekolah Lain**
Inovasi yang digagas oleh Bapak Jumari, S.Pd., M.Pd. bersama jajaran guru dan komite sekolah ini sontak mendapat apresiasi positif dari para orang tua murid. Mereka menilai terobosan ini sangat membantu anak-anak yang sebelumnya kesulitan mengikuti pelajaran berhitung.
Langkah progresif SDN 1 Makarti Jaya ini membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk berkreasi. Semoga Taman Numerasi ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Banyuasin, bahkan di Sumatera Selatan, untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan anak bangsa.
*(H45)*




